Kepemimpinan? Apa itu Kepemimpinan?

| Senin, 13 Januari 2014
Selamat malam semua, cukup lama juga ya kita tidak berjumpa dikarenakan saya sedang tidak ada ide ataupun tugas untuk membuat postingan. Nah, kali ini saya akan memposting beberapa tulisan yang salah satunya tentang Kepemimpinan. Apa yang kamu ketahui tentang Kepemimpinan? Nanti akan saya ulas sedikit, serta saya juga akan menambahkan seorang tokoh yang menurut saya cocok untuk dijadikan contoh karena sifat kepemimpinan beliau dan selama Ia memimpin suatu Negara menghasilkan banyak dampak-dampak positif yang mampu merubah keadaan suatu negara. 
Berikut akan saya ulas mengenai Kepemimpinan

Seperti yang kita ketahui, Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya untuk mencapai tujuan suatu organisasi/negara.
Kepemimpinan dibagi menjadi 3, yaitu :
  1. Kepemimpinan yang Efektif, Barangkali pandangan pesimistis tentang keahlian-keahlian kepemimpinan ini telah menyebabkan munculnya ratusan buku yang membahas kepemimpinan. Terdapat nasihat tentang siapa yang harus ditiru (Attila the Hun), apa yang harus diraih (kedamaian jiwa), apa yang harus dipelajari (kegagalan), apa yang harus diperjuangkan (karisma), perlu tidaknya pendelegasian (kadang-kadang), perlu tidaknya berkolaborasi (mungkin), pemimpin-pemimpin rahasia Amerika (wanita), kualitas-kualitas pribadi dari kepemimpinan (integritas), bagaimana meraih kredibilitas (bisa dipercaya), bagaimana menjadi pemimipin yang otentik (temukan pemimpin dalam diri anda), dan sembilan hukum alam kepemimpinan (jangan tanya). Terdapat lebih dari 3000 buku yang judulnya mengandung kata pemimipin (leader). Bagaimana menjadi pemimpin yang efektif tidak perlu diulas oleh sebuah buku. Guru manajeman terkenal, Peter Drucker, menjawabnya hanya dengan beberapa kalimat: "pondasi dari kepemimpinan yang efektif adalah berpikir berdasar misi organisasi, mendefinisikannya dan menegakkannya, secara jelas dan nyata
  2. Kepemimpinan Karismatik, Max Weber, seorang sosiolog, adalah ilmuan pertama yang membahas kepemimpinan karismatik. Lebih dari seabad yang lalu, ia mendefinisikan karisma (yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti "anugerah") sebagai "suatu sifat tertentu dari seseorang, yang membedakan mereka dari orang kebanyakan dan biasanya dipandang sebagai kemampuan atau kualitas supernatural, manusia super, atau paling tidak daya-daya istimewa. Kemampuan-kemampuan ini tidak dimiliki oleh orang biasa, tetapi dianggap sebagai kekuatan yang bersumber dari yang Ilahi, dan berdasarkan hal ini seseorang kemudian dianggap sebagai seorang pemimpin.
  3. Kepemimpinan Transformasional, Kepemiminan merupakan proses dimana seorang individu mempengaruhi sekelompok individu untuk mencapai suatu tujuan. Untuk menjadi seorang pemimpin yang efektif, seorang kepala sekolah harus dapat mempengaruhi seluruh warga sekolah yang dipimpinnya melalui cara-cara yang positif untuk mencapai tujuan pendidikan di sekolah. Secara sederhana kepemimpinan transformasional dapat diartikan sebagai proses untuk mengubah dan mentransformasikan individu agar mau berubah dan meningkatkan dirinya, yang didalamnya melibatkan motif dan pemenuhan kebutuhan serta penghargaan terhadap para bawahan.
Sumber http://id.wikipedia.org/wiki/Kepemimpinan

Pemimpin yang Patut untuk di contoh sifat dan perilakunya menurut saya, yaitu :

Ir. Soekarno
(6 Juni 1901 - 21 Juni 1970) 


Beliau adalah pemimpin yang banyak berkontribusi bagi Negara Republik Indonesia, tanpa dia Bangsa Indonesia tidak akan merdeka dan seluruh warga negara Indonesia tidak akan tergerak hatinya untuk bangkit dan mengusir para penjajah keluar dari negara kita ini dan mengibarkan bendera kemerdekaan. Beliau juga yang telah memimpin Negara Indonesia selama kurang lebih 21 tahun (1945 - 1966) dan membawa perubahan bagi Negara ini sedikit demi sedikit ke arah yang lebih baik.

Saya rasa cukup sampai disini, karena seperti kita ketahui Bapak Ir. Soekarno adalah tokoh penting, seorang pemimpin yang telah berkontribusi banyak sekali bagi bangsa ini. Mungkin jika diuraikan jasa-jasa beliau akan memakan waktu yang cukup panjang untuk membacanya sehingga mungkin dapat menyebabkan rasa jenuh pada saat membacanya.
Kurang atau lebihnya saya minta maaf, atau jika ada salah-salah kata dalam pengetikan saya mohon maaf dan akan saya perbaiki kedepannya agar dapat menulis lebih baik lagi. Terima kasih dan sampai jumpa dikesempatan berikutnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Next Prev
▲Top▲