Sebutkan dan jelaskan langkah pendekatan Sistem ?
Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berintraksi
untuk mencapai suatu tujuan. Pendekatan sistem adalah serangkaian tahapan
tahapan pemecahan masalah yang setiap langka di pahami dan menghasilkan sebuah
solusi alternatip di pertimbangkan dan solulusi yang di pilih dapat di
terapkan.
Langkah – Langkah Pendekatan Sistem
Langkah – langkah dalam pendekatan sistem meliputi:
1. Analisa Sistem
Langkah – langkahnya:
- Penetapan sistem apa yang akan dipakai
- Penetapan langkah langkah yang akan ditempuh
- Pengumpulan data dan fakta tentang sistem yang dipelajari
- Pengkajian data
- Penyusunan deskripsi sistem
- Pengenalan identifikasi dan perumusan masalah sistem
2. Perancangan Sistem
Secara konseptual dapat memecahkan masalah dengan optimal
Langkah – langkahnya:
- Penetapan tujuan
- Spesifikasi beberapa alternatif, mekanisme dan prosedur, proses, feed back untuk merubah input dan output
3. Manajemen Sistem
Langkah – langkahnya:
- Memebentuk TIM
- Mempelajari sistem informasi pada saat ini
- Menetapkan tujuan SIM
- Evaluasi alternatif rancangan sistem informasi
- Evaluasi alternatif perlengkapan sistem
- Analisa biaya yang diusulkan
- Siapkan langkah penerapan
- Tinjauan ulang sistem informasi tiap tahun
Berikan contoh sebuah Sistem Pakar ?
Sistem Pakar adalah Suatu bidang dari ilmu kecerdasan buatan
dalam kaitannya dengan sistem pendukung keputusan yang dirancang dengan
memasukkan unsur-unsur keahlian dari satu atau beberapa orang pakar kedalam
suatu konsep terprogram (code base concept) dalam rangka pengambilan keputusan.
Penerapan Sistem pakar dalam Industri / Manufaktur
Manufaktur di definisikan sebagai urutan-urutan kegiatan yang saling
berhubungan meliputi perancangan, perencanaan, pemilihan material, produksi,
pengontrolan kualitas, menajemen serta pemasaran produk. Proses manufaktur yang
penyelesaiannya dapat dibantu oleh system pakar antara lain :
Sistem Pakar Dalam Perancangan
PRIDE(Pinch Roll Interactive Design Expert / Environment).
Sistem pakar ini digunakan untuk merancang system pengaturan kertas untuk mesin
fotocopy. Sistem ini membuat rancangan dengan representasi pengetahuan tentang
rancangan berdasarkan kumpulan goal, metoda perancangan, generator dan
aturan-aturan yang terstruktur.
System Pakar Dalam Perencanaan
Wood Trus fabrication Application merupakan contoh system
pakar dalam proses perencanaan. System ini dibuat dengan menggunakan shell
sitem pakar SPS (Semi Intelligent Process Selector).
Sistem Pakar Dalam Penjadwalan
Sistem pakar juga digunakan dalam penjadwalan, dibawah ini
adalah beberapan contoh kegunaan system pakar dalam penjadwalan :
- Contionuous
Caster Steel Mill Scheduling Application
System pakar ini berbasis fuzzy logic yang dibuat untuk
monitoring on line dan penjadwalan continuous caster steel mill.
Continuous caster stell mill mengolah material seperti
scrap, pig iron dan refined ore melalui proses tertentu untuk menghasilkan
lempeng baja yang memiliki kulitas dan komposisi sesuai kebutuhan.
- Master
Production Scheduling Aplication (MPS)
Sistem pakar ini dikembangkan untuk melakukan penjadwalan
produksi master untuk manufaktur Integrated Circuit (IC). Master Production
Scheduling (MPS) merupakan aktivitas perencanaan yang sangat luas, yang mengatur
dan mengkoordinasi fase-fase berurutan proses penjadwalan manufaktur tertentu.
Sistem Pakar Dalam Proses Kontrol
Beberapa contoh penggunaan system pakar dalam proses control
adalah sebagai berikut :
- Aluminium
Foil Rolling Flatness control Appilcation
System pakar ini merupakan system pakar yang dibuat
mengontrol kekaratan aluminium foil secara otomatis. System ini menyesuaikan
bentuk pola target menurut karakteristik material dan kondisi pengoperasiannya.
- Blast
Furnace Heat Control Application
System pakar ini dibuat untuk mengontrol tingkat panas blast
furnace (tanur).
Sistem Pakar Dalam Production Planning Dan Production
Control
Perencanaan produksi dilakukan dalam hal kuantitas, waktu,
kapasitas dan biaya pengendalian produksi meliputi penyelesaian pesanan,
pengawasan pesanan dan pengamanan kualitas.
Manfaat system pakar
dalam proses manufaktur / industry adalah sebagai berikut :
1) Meningkatkan produktivitas
2) Mengambil alih keahlian
yang langka
3) Memudahkan pengoperasian
peralatan
4) Kemampuan bekerja dengan
informasi yang tidak pasti dan tidak lengkap
Sebutkan beberapa sifat pengolahan data yang membedakan
dengan area aplikasi lain ?
Sifat-sifat dari suatu data dapat diklasifikasikan menjadi
empat macam, antara lain :
- Data kuantitatif (quantitative data) adalah data mengenai penggolongan dalam hubungannya dengan penjumlahan.
- Data kualitatif (qualitative data) adalah data mengenai penggolongan dalam hubungannya dengan kualitas atau sifat tertentu.
- Data makro (macro data) adalah data yang meliputi suatu objek dalam skala yang luas, sekelompok masyarakat, daerah wilayah, atau suatu propinsi dan negara.
- Data mikro (micro data) adalah data yang meliputi suatu unit usaha, rumah tangga, atau individu.
Namun, sifat-sifat pengolahan data yang lainnya, adalah
sebagai berikut :
- Mempunyai fokus historis yang paling utama.
- Menghimpun data yang detail atau lengkap.
Karena record pengolahan data menggambarkan aktivitas perusahaan secara lengkap, maka ia akan jadi alat untuk merekontruksi kembali tindakan/transaksi tersebut secara urut jika record diperlukan. Kronologi itu disebut dengan audittrail. - Pengolahan data menjalankan tugas yang penting. Pengolahan data adalah aktivitas yang diperlukan.
- Mengikuti prosedur standar secara relative
Peraturan dan latihan yang diterima menguraikan atau menerangkan cara pengolahan data yang akan dilakukan. - Memberikan informasi pemecahan masalah minimal
Pengolahan data merupakan tindakan melakukan serangkaian
operasi terencana atas data. Untuk memproses data dan mendatangkan hasil yang
berarti maka perlu dilakukan kombinasi operasi data berupa :
1. Pencatatan (capturing)
Kegiatan perekaman dari suatu atau beberapa kejadian dalam
bentuk formulir.
2. Pemeriksaan (verifying)
Kegiatan pengecekan data yang sudah direkam untuk memperoleh
data yang benar.
3. Pengelompokan (clasifying)
Operasi yang mendapatkan elemen data ke dalam kategori yang
spesifik sehingga memberikan kemudahan kepada pemakai.
4. Penyusunan atau Penyortiran (sorting)
Penempatan dari elemen data yang telah dispesifikasikan
berdasarkan aturan secara berurutan.
5. Peringkasan (sumarising)
Operasi penggabungan elemen data, yang terdiri atas dua cara
yaitu : melalui duplikasi data secara matematika, dan kegiatan pengurangan
kerumitan data secara logika atau algoritma..
6. Perhitungan (calculating)
Operasi ini mencakup proses perhitungan dan manipulasi data
dalam media tertentu, seperti : microfilm, disk, dan media lain sehingga dapat
digunakan kembali bila diperlukan.
7. Penyimpanan (stroring)
Perekaman data dalam media tertentu seperti disk, magnetic
tape, hardisk, dan lain-lain.
8. Reproduksi (reproduction)
Penduplikasian data suatu media ke media lain dalam satu
tempat.
9. Penyebaran Komunikasi (disseminating communication)
Pentransferan data dari satu tempat ke tempat yang lain,
sehingga dapat dimanfaatkan lebih dari satu pemakai.
sumber :
http://gussalviyaranti.wordpress.com/2013/11/21/pendekatan-sistem/
http://adywibowo.wordpress.com/2011/12/10/langkah-langkah-pendekatan-sistem/
http://yusufedi.blogspot.com/2012/10/penerapan-sistem-pakar-dalam-berbagai.html


0 komentar:
Posting Komentar