Banyak yang tidak mengetahui kalau komputer server memiliki cara perawatan yang
berbeda dengan komputer pada umumnya. Kurangnya pengetahuan mengenai cara
merawat server
dapat menyebabkan menurunnya kemampuan dari server sehingga tidak dapat bekerja
secara optimal.
Bahkan kesalahan dalam merawat server dapat
menyebabkan server
berumur lebih pendek dari seharusnya sehingga akan merugikan perusahaan karena
berulang kali mengeluarkan dana untuk membeli server padahal hal tersebut dapat
dihindari.
Agar perusahaan Anda tidak melakukan kesalahan
yang akan merugikan tersebut, berikut tujuh hal yang harus Anda perhatikan
dalam merawat komputer server:
1. PC for
server membutuhkan ruangan khusus yang terpisah.
Banyak yang tidak tahu kalau PC for server harus
memiliki ruangan tersendiri yang mampu menampung berbagai perangkat keras yang
dimilikinya juga perangkat keras jaringan. Hal ini dikarenakan server bekerja
selama 24 jam tanpa boleh berhenti sedetik pun atau seluruh jaringan akan
terganggu. Untuk memastikan server dapat menyala 24 jam tanpa gangguan, harus
memiliki ruangan tersendiri.
Selain itu, Anda juga harus memastikan ruangan
tersebut memiliki sistem pendingin ruangan yang baik sehingga suhu ruangan
selalu terjaga. Hal ini tentu saja untuk membantu pendinginan server mengingat
panas yang dikeluarkan oleh server yang terus bekerja selama 24 jam. Juga
menghindari kerusakan kabel yang mungkin saja disebabkan oleh binatang
pengerat.
2. Menyediakan
sumber energi cadangan.
Jangan pernah lupa kalau PC for server harus terus
menyala selama 24 jam, oleh karena itu penting bagi Anda untuk menyediakan
sumber listrik cadangan yang berbeda dengan sumber listrik yang terhubung
dengan komputer biasa.
Tentu saja ini merupakan antisipasi jika listrik
mendadak mati. Selain memiliki sumber listrik cadangan, pastikan juga sumber
listrik tersebut akan segera menyala begitu listrik mati. Server padam walau
hanya hitungan menit bahkan detik akan menyebabkan kerugian yang signifikan.
3.
Melakukan back up sistem secara berkala.
Melakukan back up sistem secara berkala wajib
dilakukan pada kimputer server. Mungkin Anda sudah familiar dengan cloning system,
ya, Anda bisa menggunakan software tersebut seperti Acronis True Image Home
(ATIH) untuk melakukan proses back up.
4.
Melakukan auto back up pada database server.
Seorang database administrator harus melakukan
kegiatan auto back up secara rutin pada database server. Lebih baik membuat
penjadwalan untuk melakukan auto back up, sehingga seluruh data yang masuk ke
dalam komputer setiap saat akan aman, jika sewaktu-waktu terjadi kegagalan,
error, crash ataupun korup Anda segera bisa melakukan restore database.
5. Instal
Antivirus.
Menggunakan antiviru sangat disarankan pada
komputer server. Antivirus sangat penting untuk mengamankan komputer dari
malware yang akan merusak sistem.
Disarankan menggunakan antivirus yang terbaik dan
harus sering melakukan update antrivirus.
6.
Gunakan proxy atau firewall
Menggunakan proxy atau firewall dapat membantu
server terjamin keamanannya. Program ini akan menjaga keamanan komputer server
dan terhindar dari virus dan penyusupan selama 24 jam. Program ini juga menjaga
server dari data yang mencurigakan.
7.
Mengurangi penginstallan aplikasi
Cara ini jadi langkah yang baik untuk meningkatkan
performa kerja komputer server. Jika ingin menginstall aplikasi cukup install
yang dirasa perlu dan dibutuhkan saja.
Selain tujuh hal yang harus Anda perhatikan ketika
merawat server agar tetap terjaga performanya, Anda juga harus menjaga kebersihan server dengan
memastikan tidak ada kotoran atau debu menempel yang dapat menurunkan kinerja
dari server.
Ada baiknya, Anda juga memberikan akses terbatas pada ruang server. Hal ini untuk
memudahkan pengawasan mengingat server komputer merupakan pusat data yang
menyimpan berbagai data dan informasi penting perusahaan Anda.
Sumber : #1


0 komentar:
Posting Komentar